Antisipasi cuaca ekstrem, ini yang akan dilakukan Pemkot Jaksel

oleh -643 Dilihat
oleh

Antisipasi cuaca ekstrem, ini yang akan dilakukan Pemkot Jaksel

Majalah Jakarta Selatan – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengintensifkan langkah mitigasi bencana menghadapi potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun 2025. Salah satu upaya yang menjadi fokus adalah kegiatan kerja bakti massal dan pemangkasan pohon rawan tumbang di seluruh wilayah kecamatan.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menegaskan bahwa seluruh jajaran perangkat wilayah wajib terjun langsung dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Agenda kerja bakti serentak dijadwalkan pada Minggu (9/11) dan akan melibatkan seluruh camat, lurah, ASN, hingga unsur masyarakat.

“Besok, Minggu (9/11) kerja bakti semua wilayah. Maka camat dan lurah tolong turun. Kita nanti memeriksa pohon yang sudah membahayakan dan kita pangkas,” ujar Anwar saat memberikan arahan kepada pejabat baru di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis.

Menurut Anwar, cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga penghujung 2025 berpotensi menimbulkan sejumlah gangguan serius seperti banjir, genangan di kawasan rawan limpasan air, angin kencang, hingga pohon tumbang. Oleh karena itu, langkah-langkah preventif harus dikerjakan secara cepat dan terukur.

Ia menambahkan bahwa pemangkasan pohon rawan tumbang menjadi prioritas karena insiden pohon roboh beberapa kali terjadi di wilayah Jakarta Selatan, terutama saat hujan disertai angin kuat. Kejadian tersebut bukan hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga berisiko menimbulkan korban jiwa.

“Mitigasi ini penting agar kita tidak hanya bereaksi setelah bencana terjadi. Semua harus dicek sejak sekarang, terutama titik-titik yang sering terdampak. Saya minta kolaborasi penuh dari seluruh perangkat wilayah,” tegasnya.

Pemkot Jaksel juga telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, BPBD, serta Suku Dinas SDA untuk memperkuat kesiapsiagaan. Pemeriksaan saluran air, pembersihan sedimentasi, hingga pemetaan area rawan longsoran turut disiapkan sebagai bagian dari langkah komprehensif menghadapi musim penghujan.

Anwar berharap kegiatan kerja bakti dan mitigasi terpadu ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gotong royong menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan masing-masing.

“Kita ingin memastikan Jakarta Selatan tetap aman, nyaman, dan siap menghadapi musim hujan. Semoga dengan kerja bersama, risiko dapat kita minimalkan,” katanya.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.