Wali Kota Jakarta Selatan Tekankan Integritas dan Kolaborasi bagi Pejabat Baru
Majalah Jakarta Selatan — Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, memberikan pengarahan langsung kepada para pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan yang baru saja dilantik. Acara pengarahan tersebut berlangsung di Ruang Gelatik Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, pada Kamis (6/11/2025).
Dalam sambutannya, Anwar menegaskan bahwa para pejabat baru harus siap bekerja dalam kondisi apa pun dan menjunjung tinggi tanggung jawab sebagai abdi negara.
“Kita sebagai pamong harus siap dalam kondisi apa pun. Tidak ada alasan untuk menunda pelayanan kepada masyarakat. Jabatan yang kita emban adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab,” tegas Anwar di hadapan para peserta pengarahan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi, arah kebijakan, serta strategi kerja di antara pejabat baru, agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berorientasi hasil.
“Mutasi dan promosi jabatan adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. Jangan pernah merasa lebih atau berkuasa hanya karena jabatan yang baru. Sebaliknya, jangan pula merasa rendah bila mengalami rotasi jabatan. Semua adalah bagian dari proses pembinaan dan penyegaran organisasi,” ujarnya menambahkan.
Dorongan untuk Bekerja dengan Integritas dan Akuntabilitas
Anwar menegaskan beberapa poin penting dalam arahannya, yakni pentingnya integritas, akuntabilitas, inovasi, efisiensi, kolaborasi, dan orientasi hasil. Ia menekankan bahwa perubahan struktur atau jabatan seharusnya menjadi momentum bagi pejabat untuk meningkatkan kinerja dan menumbuhkan semangat baru dalam memberikan pelayanan publik.
“Saya yakin dan percaya bahwa bapak dan ibu yang hadir di sini adalah orang-orang terpilih yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi. Tunjukkan kinerja terbaik, tunjukkan loyalitas terhadap masyarakat, dan jadikan jabatan ini sebagai sarana pengabdian, bukan sekadar prestise,” tuturnya.
Selain itu, Anwar menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi terhadap tantangan lapangan. Para pejabat diminta peka terhadap situasi di wilayahnya, baik yang menyangkut persoalan kebersihan lingkungan, penanganan banjir, pohon tumbang, drainase, hingga penataan wilayah.
Fokus pada Isu Lingkungan dan Respons Cepat
Dalam arahannya, Wali Kota juga menyinggung soal cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah Jakarta Selatan, terutama pada musim penghujan. Ia mengingatkan agar seluruh jajaran bekerja proaktif dalam melakukan pemantauan dan tindakan cepat di lapangan.
“Kita harus tanggap terhadap situasi lingkungan. Jangan menunggu laporan viral baru turun tangan. Kalau ada potensi banjir, saluran mampet, atau pohon rawan tumbang, segera tindaklanjuti. Kolaborasi antar-OPD dan koordinasi dengan masyarakat sangat diperlukan,” ujar Anwar menekankan.
Ia juga meminta setiap pejabat wilayah — mulai dari camat, lurah, hingga kepala seksi — agar memperkuat komunikasi dengan warga. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan daerah ditentukan oleh seberapa besar kehadiran pemerintah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Komitmen untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
Sebagai penutup, Anwar menegaskan bahwa Pemkot Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik berbasis inovasi, digitalisasi, dan efisiensi anggaran.
“Kita tidak boleh bekerja dengan pola lama. Dunia sudah berubah, masyarakat semakin kritis, dan mereka menuntut pelayanan yang cepat serta transparan. Maka, kita semua harus bertransformasi, baik dalam cara berpikir maupun bekerja,” pungkasnya.
Pengarahan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat baru di lingkungan Pemkot Jakarta Selatan, termasuk para camat, lurah, kepala bagian, serta pejabat struktural lainnya. Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat namun penuh ketegasan, mencerminkan semangat reformasi birokrasi yang terus diusung oleh pemerintah kota dalam upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional dan responsif.


